Tidak bisa kita ragukan lagi, video belakangan ini mendominasi dunia onine marketing, apapun jenis media yang kita gunakan baik itu social media, Sales letter atau bahkan blog sekalipun, video memberi kesan luar biasa bagi si pemilik sekaligus penguat konversi penjualan.

Nah bagaimana jika kita gunakan video untuk tujuan pembuatan sales letter?

Berdasarkan pengalaman saya ketika membuat video sales leter baik itu berjualan produk demi produk digital saya sendiri maupun untuk klien saya, beriku ini ada beberapa langkah yang saya lakukan, tentunya langkah ini bisa anda ATM-kan.

>> Pahami siapa ideal customer anda

Tentu dalam pembuatan sales letter hal pertama yang kita lakukan pahami siapa yang menjadi bidikan market anda dan apa keluhan (masalah) utama yang mereka hadapi. dengan memahami siapa yang menjadi target kita, kita akan lebih mudah dalam menyusun kalimat penjualan nantinya (narasi) sekaligus akan membuat mereka para buyer anda tercengang dengan video yang anda buat.

Misalnya “Apakah anda seorang pebisnis online yang sampai saat ini masih mencari cara paling tepat menemukan pelanggan anda, atau anda masih bingung dengan sales anda yang masih kurang memuaskan…”

>> Perkuat rasa sakit (masalah) yang mereka rasakan,

Memperkuat masalah yang dihadapi orang akan membuat mereka semakin tertartik untuk melihat video anda secara keseluruhan sekaligus membuat mengatakan “iya ini masalah yang saya hadapi” sebisa mungkin di sini kita menggiring mindset pengunjung untuk berfikir wah ini pasti ada solusi masalah di akhir video ini.

Misalnya : Menghasilkan uang dari internet adalah hal yang mudah bagi sebagian orang, tidak tanggung bahkan mereka para expert bisa ratusan rupiah per bulan, Tapi… bagaimana dengan anda? Apakah bisa seperti mereka, atau justru sebaliknya di mana anda lebih BANYAK mengeluarkan biaya membeli ini dan itu tapi dengan HASIL NOL BESAR, Ratusan Ribu atau sudah jutaan rupiah anda keluarkan?

Jangan-jangan anda pinjam uang saudara anda untuk membeli produk ini dan itu, Ooops..! anda bernasib sama dengan saya, dan saya tahu bagaimana rasanya, saya masih ingat betul bagaimana istri saya ngoceh dan marah-marah

>> Perkuat dengan fakta yang ada.

Percaya atau tidak, Anda sadari ataupun tidak penyajian fakta yang kita berikan akan membuat psiklogi orang semakin tertarik dengan konten video yang kita sajikan sekaligus mereka akan semakin penasaran dengan apa yang kita berikan, imbasnya adalah fakta-faktanya ini adalah penguat konversi orang untuk semakin berkata “Iya”

>> Mulai sajikan pemecahan masalah.

Langkah selanjutnya yang perlu kita siapkan adalah pemecahan masalah, pastinya di sini apa yang kita sajkan masih general dan akan kita perkuat dengan benefit dari produk yang kita jual, lagi dan lagi di sini kita pancing emosi penonon untuk semakin berkata “iya, harusnya itu yang saya lakukan, Tapi kok…”

>> Benefit yang diberikan produk anda.

Dari serangkaian pemecahan masalah yang anda berikan, biasanya apa yang kita sajikan di langkah sebelumnya masih berupa langkah manual, nah di sinilah kita mulai mengerucutkan cara mudahnya, yakni dengan menyebutkan benefit demi benefit yang orang dapatkan  jika mereka membeli produk kita.

>> Gunakan Scarcity!

Scarcity? scarcity adala sebuah keadaan di mana kita buat penonton kita buat agar mereka lebih terburu-buru untuk action lebih cepat.

>> Tulis narasi anda

Langkah terakhir sebelum kita menuangkan segala sesuatunya ke dalam video adalah tulis narasi yang anda buat sesuai dengan langkah-langkah yang saya sebutkan di atas, kalau saya pribadi biasanya narasi ini saya tulis ke dalam notepad, tentunya dengan memberikan tanda sesuai dengan intonasi yang saya inginkan untuk perekaman suara nantinya.

>> Konversikan ke dalam video

Jika semua langkah di atas, sudah anda lakukan, langkah terakhirnya adala tinggal mengkonversikan semuanya ke dalam video. Simple bukan??

Comments

About Nidlomuddin Ar Raffii

Nidlomuddin adalah seorang Product Creator, Digital Marketing Stratergist, Landing Page & Sales Letter Expert, Social Media Marketer, Youtuber, Video Sales letter creator yang berangkat dan membangun bisnis online dari Ke-"Ndesoan". Tidak ada yang istimewa dari saya, karena saya hanya mengandalkan semangat untuk terus belajar & berbagi!

No Comments

Be the first to start a conversation

Leave a Reply

  • (will not be published)